Wireless Technology Evolution
Digital Citizenship
Evolusi Teknologi Wireless
| sumber |
Komunikasi Digital
Masyarakat Digital (Digital Citizen) memiliki sembilan buah elemen, pada artikel sebelumnya penulis sudah membahas dua buah elemen yaitu Digital Commerce dan Digital Etiquette. Pada artikel ini penulis akan menjelaskan tentang Digital Communication (Komunikasi Digital).
Komunikasi digital adalah cara berkomunikasi dimana dalam prosesnya menggunakan perangkat teknologi. Ada banyak jenis komunikasi digital seperti, email, video conferencing, dan instant messaging seperti SMS dan web chats. Bahkan blog, podcast, dan video juga bisa dianggap sebagai bentuk dari komunikasi digital.
Dalam perkembangannya komunikasi digital sudah berkembang dengan pesat mulai dari teknologi komunikasi berbasis kabel sampai teknologi komunikasi nirkabel (Wireless). Pada artikel ini penulis akan berusaha untuk menjabarkan perkembangan teknologi komunikasi digital nirkabel dari masa ke masa.
Teknologi Nirkabel
| Wireless Technology |
Perkembangan Teknologi Nirkabel
| Evolution |
Sudah 100 tahun lebih sejak awal mulanya perkembangan teknologi jaringan nirkabel. Tentunya sudah sangat banyak inovasi yang dikembangkan, salah satunya adalah jaringan LTE. Dengan perkembangan yang pesat ini banyak orang yang bertanya, bagaimana perkembangannya di masa yang akan datang?.
Sebelum mengetahui lebih jauh tentang perkembangan teknologi nirkabel, ada baiknya untuk mengetahui pondasi dari perkembangannya. Beberapa momen penting dalam perkembangan teknologi nirkabel sejak 1880 diantaranya adalah:
1880 : Dimulai dari adanya penemuan gelombang radio, yang nantinya akan memulai perkembangan telegram dan telepon genggam.
1901 : Surat Transatlantic nirkabel pertama berhasil dikirim antara Inggris dengan Kanada.
1922 : Adanya penemuan frekuensi FM, dan juga radio portable, sebuah Framework terbentuk.
1970 : Framework yang sudah terbentuk membantu dalam development Ethernet dan transmisi super cepat.
1983 : Telepon genggam pertama produksi Motorola diluncurkan, memicu perkembangan jaringan 1G.
2001 : Jaringan 3G berhasil dikembangkan dan dapat digunakan, kurang lebih tujuh tahun sebelum iPhone pertama rilis.
2007 : Jaringan LTE (4G) rilis, setelah kurang lebih 2 tahun dalam masa pengembangan dan uji coba.
2018 : Intel meluncurkan dan menggunakan jaringan 5G dalam Olimpiade Musim Dingin 2018 di Korea Selatan
Sampai saat ini perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi terus berupaya untuk mencari inovasi baru dalam mengembangkan sistem jaringan masa depan.
1G - Generasi Pertama Sistem Jaringan Komunikasi Mobile
Pertama kali disebarluaskan dan dipergunakan di Jepang oleh perusahaan Nippon Telephone and Telegraph (NTT) di Tokyo pada tahun 1979.1G
Fitur Utama Jaringan 1G:
Frekuensi 800MHz dan 900MHz
Bandwidth : 10Mhz (666 Duplex channel with bandwidth of 30KHz)
Technology : Analog Switching
Modulation : Frequency Modulation (FM)
Mode of Service : Voice only
Access Technicque : Frequency Division Multiple Access (FDMA
Kekurangan Jaringan 1G:
Kualitas suara yang jelek dikarenakan adanya gangguan
Jam kerja baterai yang sangat rendah
Ukuran perangkat yang besar, kurang enak untuk dibawa-bawa
Sistem Keamanan yang rendah
Adanya Limitasi jumlah pengguna dan cell coverage
Roaming tidak memungkinkan
2G - Generasi Kedua Sistem Jaringan Komunikasi (GSM)
Generasi kedua dari sistem komunikasi mobile memperkenalkan teknologi baru untuk transmisi nirkabel yang disebut Global System for Mobile communication (GSM).
Fitur Utama Jaringan 2G:
Digital System (Switching)
SMS service is possible
Roaming is possible
Enhanced Security
Encrypted Voice Transmission
First Internet at lower data rate
Kekurangan Jaringan 2G:
Low data rate
Limited Mobility
Less features on mobile devices
Limited number of users and hardware capability
2.5G dan 2.75G System
Sistem 2.5G dan 2.75G dikembangkan untuk mensupport transfer data yang lebih cepat daripada sistem 2G yang ada. General Packet Radio Service (GPRS) berhasil diluncurkan, GPRS mampu melakukan transfer data, dengan data rate sampai 171 kbps (Maksimal).
EDGE - Enhanced Data GSM Evolution dikembangkan juga untuk meningkatkan data rate dari jaringan GSM. EDGE memiliki kemampuan transfer data dengan kecepatan sampai 473.6 kbps (Maksimal).
3G - Generasi Ketiga Sistem Jaringan Komunikasi
| 3G |
Generasi ketiga dari sistem jaringan komunikasi dimulai dengan diperkenalkannya UMTS - Universal Mobile Terrestrial / Telecommunication Systems. UMTS mampu mentransfer data dengan kecepatan hingga 384 kbps dan juga mampu untuk mensupport video calling di perangkat mobile untuk pertama kalinya
Fitur Utama Jaringan 3G:
Higher Data Rate
Video Calling
Enhanced security, more number of users and coverage
Mobile app support
Multimedia App Support
Location Tracking and Maps
Better Web browsing
TV Streaming
High Quality 3D games
3.5G dan 3.75G Systems
Dalam upaya meningkatkan kualitas sistem 3G yang sudah ada, dua peningkatan jaringan pun diperkenalkan. HSDPA - High Speed Downlink Packet Access dan HSUPA - High Speed Uplink Packet Access, dikembangkan dan diluncurkan untuk jaringan 3G. Jaringan 3.5G mampu mensupport transfer data dengan kecepatan hingga 2mbps.
3.75G sistem adalah peningkatan dari sistem 3G yang sudah ada dengan HSPA+ (High Speed Packet Access Plus. Dimana nantinya sistem ini akan berevolusi menjadi 3.9G atau LTE (Long Term Evolution).
Kekurangan Dari Sistem 3G:
Expensive spectrum licenses
Costly infrastructure, equipment, and implementation
Higher Bandwidth requirements to support higher data rate
Costly mobile devices
Compatibility with older generation 2G system and frequency bands.
4G - Generasi Keempat Sistem Jaringan Komunikasi
4G
Sistem 4G adalah evolusi dari sistem 3G yang dikembangkan oleh IEEE, jaringan 4G menawarkan kecepatan transfer data yang tinggi dan mampu untuk menjalankan servis multimedia terkini.
Fitur Utama Dari Sistem 4G:
Much Higher Data Rate up to 1Gbps
Enhanced Security and Mobility
Reduced latency for mission critical applications
High definition video streaming and gaming
Voice over LTE network VoLTE (use IP packets for voice)
Kekurangan Dari Sistem 4G:
Expensive hardware and infrastructure
Costly spectrums (Most countries, frequency bands are too expensive)
High End mobile device compatible with 4G technology required, which is costly
Wide deployment and upgrade is time consuming
5G - Generasi Kelima
Jaringan 5G menggunakan teknologi terkini untuk memberikan pengalaman ber-internet dan multimedia yang super cepat untuk para consumer. Jaringan LTE yang sudah ada akan berubah menjadi Supercharged 5G di masa yang akan datang.5G
Fitur Utama Dari Sistem 5G:
Ultra Fast Mobile Internet up to 10Gbps
Low latency in milliseconds
Total cost deduction for data
Higher security and reliable network
Uses technologies like small cells, beam forming to improve efficiency
Forward Compatibility network offers further enhancements in future
Cloud based infrastructure offers power efficiency, easy maintenance and upgrade of hardware
Sumber :
Rfpage, Evolution of wireless technology in mobile communications
WorldWideSupply, The Evolution of Wireless Network Technology
Powell-Software, Mastering Digital Communications in the Workspace
Comments
Post a Comment